<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pustena Training Week</title>
	<atom:link href="http://ptw2007.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ptw2007.wordpress.com</link>
	<description>for a better learning way</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Aug 2007 11:28:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ptw2007.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/28cde31f7d029f659954e60506a93a1e?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pustena Training Week</title>
		<link>http://ptw2007.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Islamisasi Pengetahuan</title>
		<link>http://ptw2007.wordpress.com/2007/08/12/islamisasi-pengetahuan/</link>
		<comments>http://ptw2007.wordpress.com/2007/08/12/islamisasi-pengetahuan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2007 11:27:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ptw2007</dc:creator>
				<category><![CDATA[keislaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ptw2007.wordpress.com/2007/08/12/islamisasi-pengetahuan/</guid>
		<description><![CDATA[Pada era modern saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan sudah sangat pesat. Namun diakui bahwa itu semua dikembangkan sangat banyak oleh orang Barat, bukan kaum muslimin. Ilmu pengetahuan seolah menjadi senjata yang sangat ampuh untuk menaklukkan alam semesta. Begitu strategis peran ilmu pengetahuan ini. Para intelektual muslim mulai menyadari hal tersebut dan muncullah kemudian upaya islamisasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ptw2007.wordpress.com&blog=1403934&post=16&subd=ptw2007&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21.3pt;"><span style="font-size:100%;">Pada era modern saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan sudah sangat pesat. Namun diakui bahwa itu semua dikembangkan sangat banyak oleh orang Barat, bukan kaum muslimin. Ilmu pengetahuan seolah menjadi senjata yang sangat ampuh untuk menaklukkan alam semesta. Begitu strategis peran ilmu pengetahuan ini. Para intelektual muslim mulai menyadari hal tersebut dan muncullah kemudian upaya islamisasi pengetahuan. “karena pilar peradaban modern adalah ilmu pengetahuan maka sejumlah pemikir merasa sangat berkepentingan untuk menelaah kembali ilmu pegetahuansecara kritis. Para pemikir memandang strategis untuk memberi prioritas yang besar dan utama terhadap pengembangan ilmu demi memcahkan problem diatas. Kalangan ilmuan Muslim mersaperlu melakukan revitalisasi peradaban (c.q. ilmu pengetahuan) dengancara langkah: Islamisasi ilmu”<a href="http://mhermawan.blogspot.com/2005/12/problematika-umat-islam-dan-alternatif.html#_edn29" title="_ednref29" name="_ednref29"><span class="MsoEndnoteReference"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoEndnoteReference"><span>[29]</span></span><!--[endif]--></span></span></a>. Gagasan Islamisasi ini dipelopri oleh Islamil Raji al Faruqi dengan lontaran gagasannya melalui Islamization of Knowledge dalam The First International conference of Islamic Thought dan Islmization of Knoledge (Islamabad, 1982). Ia juga mendirikan The International Institute of Islamic Thought (1981) di Washington.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21.3pt;"><span id="more-16"></span><span style="font-size:100%;">Mengenai pemaknaan Islamisasi pengetahuan sampai sekarang masih dalam perdebatan, tokoh-tokoh yang memiliki pandangan yang berbeda tentang Islamisasi pengetahuan ini dapat diwakili oleh Islamil Raji al Faruqi, Ziauddin sardar, Pervez Hoodbhoy, Fazlur Rahman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21.3pt;"><span style="font-size:100%;">Al Faruqi menyatakan bahwa pengetahuan modern menyebabkan adanya pertentangan wahyu dan akan dlam diri umat Islam, memisahkan pemikiran dari aksi, serta adanya dualisme kultural dan religius. Karena itu diperlukan Islamisasi ilmu dan upaya itu haurs beranjak dari tahudi. Ilm pengetahuan Islami selalu menekankan adanay kesatuan alam semesta, kesatuan kebenaran dan pengetahuan serta kesatuan hidup<a href="http://mhermawan.blogspot.com/2005/12/problematika-umat-islam-dan-alternatif.html#_edn30" title="_ednref30" name="_ednref30"><span class="MsoEndnoteReference"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoEndnoteReference"><span>[30]</span></span><!--[endif]--></span></span></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21.3pt;"><span style="font-size:100%;">Fazlur Rahman penanggapi ide ini dengan pendapat yang berbeda. Rahman berpendapat bahwa kita tidak perlu melakukan Islamisasi ilmu. Yang perlu kita lakukan adlah menciptakan atau menghasilkan para pemikir yang memiliki kapasitas berpikir konstruktif dan positif. Tampaknya Rahman sangat mementingkan untuk menghasilkna manusia manusia-manusia yang mempunyai kapasitas keilmuan yang cukup baik dan dengan begitu sacarakotamatis akan dihasilkan manusia yang mampu menghasilkan karya secara nyata. Ziauddin Sardar juga sepakan dengan usualan Al Faruqi meski berbeda mengenai langkah-langkahnya. Menurut sardar langkah yang harus dilakukan adlah dengan membangun pandangan dunia (world view) Islam dengan titik pijak utama membangaun epistemologi Islam. Sardar justru menghawatirkan dengan langkah Al Faruqi malah adalah westernisasi Islam, bukan Islamisasi pengetahuan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21.3pt;"><span style="font-size:100%;">Al Faruqi sendiri mengusulkan 12 langkah utnuk Islamisasi ilmu yakni (1) penguasaan disiplin ilmu pengetahuan modern, (2). survei disiplin ilmu, (3). penguasaan khazanah Islam: sebauah Ontologi, (4). penguasaan khazanah ilmiah Islam: sebuah sintesa, (5) penentuan relevansi Islam yang khas terhadap disiplin-disiplin ilmu, (6). penilaian kritis terhadapilmu maodern, 7 penilaiak kritis terhadap khazanah Islam, (8). survei permasalahanyang diahadapai umat Islam, (9) survei permasalahan yang dihadapi umat manusia, (10) analisis kreatif dan sintesis, (11) penuangan kembali disiplin ilmu modern ke dalam kerangka Islam dan (12) penyebarluasan ilmu yang telah diIslamisasikan itu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21.3pt;"><span style="font-size:100%;">Pandangan berbeda dikemukakan oleh Dr. Thaha Jabir al alwani, beliau menganggap yang diperlukan pada ilmu pengetahuan saat ini adalah taujih (pengarahan) sehingga sasaran dan tujutan ilmu-ilmu itu diarahkan dengan arahan yang Islami. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:100%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:100%;">Misalnya semua ilmu pengetahaun dan persoalan pemikiran yang berkaitan dengan objek-objek ilmu alam fenomena, sifat materi, karakteristik dsb. adalah temasuk masalah bersama antara kita dan sekluruh umat manusia. Metodenya terlihat jelas dnegan sifat kenetralan yang bersifata ilmiha; karena masalah ilmu alam didasarkan atas eksperimen yang dapat dilihat dan dirasakan denga kehidupan materi.”<a href="http://mhermawan.blogspot.com/2005/12/problematika-umat-islam-dan-alternatif.html#_edn31" title="_ednref31" name="_ednref31"><span class="MsoEndnoteReference"><span><!--[if !supportFootnotes]--><span class="MsoEndnoteReference"><span>[31]</span></span><!--[endif]--></span></span></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21.3pt;"><span style="font-size:100%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21.3pt;"><span style="font-size:100%;">Apapun cara dan langkah serta pemahaman tentang Islamisasi ilmu pengetahuan, yang jelas yang diinginkan bersama adalah bahwa umat Islam dapat menguasai ilmu pengetahuan sehingga dengan itu dapat lebih mensejahterakan umat dan menggukan ilmu pengetahuan untuk kepenitngan kebaikan dan kebahagian umat manusia. Dan dengan ilmu pengetahuan dapat lebih mendekatkan manusia kepada penciptanya dan lebih mengetahui tentang hakikat alam semesta, termasuk dirinya. “Ilmu pengetahuan adalah hikmah yang hilang dari umat Islam, oleh karena itu umat Islam harus mengambilnya dimanapun ditemukan”.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span style="font-size:100%;">Konsekuensi dari penguasaan ilmu pengetahuan adalah <strong>penguasaan teknologi</strong>. Hal ini sangat membantu umat Islam dalam upaya mensejahterkan umat Islam. Tanpa struktur pengetahuan yang baik, teknologi tidak bisa dikuasai secara penuh, pengalaman dibeberapa negara yang hanya mengcopy teknology bangsa lain hanyalah menghasilkan teknologi yang senantiasa bergantung pada orang lain. Sendang pengembangan teknologi sendiri berhenti karena tidak punya landasan keilmuan. Sehingga senantiasa</span><span style="font-size:100%;">  </span><span style="font-size:100%;">menjadi mengguna teknologi, bukan pengembang dan senantiasa tertinggal dari negara lain. Kondisi Negara Muslim saat ini masih sangat rendah penguasaan teknologinya. Hal ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Tapi hal ini menjadi landasan bagi kemandirian negara Muslim.</span></p>
<p><span style="font-size:100%;">Intelektualitas muslim tidak cuma</span><span style="font-size:100%;">  </span><span style="font-size:100%;">diartikan dengan munculnya muslim berkualitas tinggi. Tapi juga membutuhkan <strong>kuantitas yang tidak sedikit</strong>. Kuantitas intelektual ini terkait pada lapangan kerja dan tenaga ahli. Kurangnya tenaga ahli muslim terkadang memaksa untuk tetap saja mengimpor sumber daya dari luar sedangkan orang pribumi hanyalah buruh kelas rendah dengan gaji yang rendah pula.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ptw2007.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ptw2007.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ptw2007.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ptw2007.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ptw2007.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ptw2007.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ptw2007.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ptw2007.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ptw2007.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ptw2007.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ptw2007.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ptw2007.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ptw2007.wordpress.com&blog=1403934&post=16&subd=ptw2007&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ptw2007.wordpress.com/2007/08/12/islamisasi-pengetahuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91875bd6e673df8b022ac78f17253c7d?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ptw2007</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Program Pendidikan Alternatif bagi Anak Miskin</title>
		<link>http://ptw2007.wordpress.com/2007/08/12/program-pendidikan-alternatif-bagi-anak-miskin/</link>
		<comments>http://ptw2007.wordpress.com/2007/08/12/program-pendidikan-alternatif-bagi-anak-miskin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2007 11:22:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ptw2007</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ptw2007.wordpress.com/2007/08/12/program-pendidikan-alternatif-bagi-anak-miskin/</guid>
		<description><![CDATA[SETIAP orang adalah guru, setiap tempat             adalah sekolah (Sumardi: 2005). Pemeo ini menjadi prinsip penyelenggaraan pendidikan             alternatif, guna mengatasi masalah pendidikan di negara ini. Di mana sistem pendidikan    [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ptw2007.wordpress.com&blog=1403934&post=15&subd=ptw2007&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font face="Times New Roman">SETIAP orang adalah guru, setiap tempat             adalah sekolah (Sumardi: 2005). Pemeo ini menjadi prinsip penyelenggaraan pendidikan             alternatif, guna mengatasi masalah pendidikan di negara ini. Di mana sistem pendidikan             nasional tidak mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat miskin di negara ini. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><span id="more-15"></span><font face="Times New Roman">Pasalnya, meski dalam Undang-Undang Dasar 1945 ditegaskan bahwa pemerintah wajib             menanggung pembiayaan pendidikan dasar semua warga negara Indonesia tak terkecuali kaum             miskin, tetapi kenyataan bertolak belakang dengan apa yang ditulis dalam UU tersebut. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Pemerintah dengan gampang mengabaikan keberadaan UU tersebut, akhirnya yang jadi korban             adalah rakyat kita sendiri. Bagi masyarakat kaya, biaya pendidikan semahal apa pun, tidak             akan jadi masalah. Tapi, bagi rakyat miskin, yang untuk makan saja sulit, otomatis untuk             sekolah pun meski berbiaya murah, tetap akan jadi beban bagi mereka kaum marginal di             negara ini. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Parahnya, kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan ternyata tidak berpihak pada             masyarakat miskin yang jumlahnya sekira 79,4 juta, atau 39,1% dari total penduduk             Indonesia (Zakiyah: 2004). Anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN sebagaimana             diamanatkan dalam UUD 1945, sampai kini tak kunjung terpenuhi. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Alasan pemerintah, banyak pos lain yang juga butuh pembiayaan besar. Janji pemerintah,             alokasi anggaran pendidikan 20% dari APBN baru akan direalisasikan pada 2009. Selama ini             pemerintah kita sibuk dengan perkara kekuasaan. Pendidikan bukanlah prioritas bagi mereka.             Pernyataan, mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tugas negara, hanya ada dalam wacana. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Akibatnya, yang jadi korban dari ketidakpedulian pemerintah ini adalah kaum miskin.             Mereka menjadi masyarakat yang tidak tersentuh pendidikan. Padahal, pendidikan itu adalah             alat efektif untuk membuat kaum miskin keluar dari keterpurukannya. Gara-gara miskin,             jutaan anak usia sekolah kehilangan haknya untuk mendapat pendidikan. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Mereka yang sejak usia dini sudah tidak tersentuh pendidikan, bagaimana kita bisa             berharap mereka akan keluar dari kemiskinan? Abainya pemerintah kita dalam bidang             pendidikan, telah membuat banyak orang miskin melakukan tindakan yang tidak pantas. Berapa             banyak anak usia sekolah yang bunuh diri, akibat orang tua mereka tidak mampu bayar SPP             ataupun pungutan biaya lainnya yang dikutip pihak sekolah? </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Tentunya, kita masih ingat jelas peristiwa tragis yang menimpa salah seorang warga kita             Heriyanto, seorang murid di salah satu SD di Garut. Ia nekat bunuh diri karena orangtuanya             tidak mampu membayar uang prakarya Rp 2.500,00. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font></p>
<p align="right"><font face="Times New Roman">Tetap mahal</font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Sungguh tragis memang, karena kemiskinan, Heriyanto memilih gantung diri. Untungnya,             jiwanya masih bisa diselamatkan. Tetapi, tetap saja, Heriyanto tidak bisa sehat seperti             sebelumnya karena secara mental dan jasmaniah, dia mengalami luka serius. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Dengan adanya kasus Heriyanto dan siswa miskin lainnya, apakah pemerintah mengubah             kebijakannya? 100% tidak, pendidikan tetap barang mahal bagi orang miskin. Karena itulah,             pendidikan alternatif berprinsip setiap orang adalah guru, setiap tempat adalah sekolah             bisa menjadi solusi atas ketidakmampuan pemerintah, memenuhi kewajibannya membiayai             pendidikan dasar warga miskin. Dalam bentuk implementasinya, keberhasilan pendidikan             alternatif bergantung pada partisipasi masyarakat. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Pendidikan alternatif yang partisipatoris ini bertujuan untuk melibatkan secara aktif             komunitas warga miskin, agar mereka bisa bangkit dari keterpurukannya. Juga agar mereka             bisa mandiri, agar mereka bisa keluar dari cap buruk yang menyebut kaum miskin adalah             pemalas, pelaku kriminal. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Beruntung, tidak semua warga di republik ini bersikap apatis terhadap fakta sosial. Di             mana hak dasar rakyat miskin untuk mendapatkan pendidikan ternyata diingkari oleh orang             yang bisa maju ke tampuk kekuasaan, karena diberi amanah oleh rakyat guna menjalankan             pemerintahan yang baik. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Masyarakat yang peduli ini, yang jumlahnya hanya segelintir itu bukanlah termasuk             kelompok orang kaya. Mereka orang biasa, yang berasal dari berbagai kalangan, kampus, LSM,             masyarakat umum. Mereka ini tergerak oleh rasa kemanusiaan untuk menolong sesamanya.             Mereka melakukan pendampingan di komunitas miskin seperti para anak jalanan, kaum buruh             dan para pekerja lainnya di sektor informal. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Melalui sejumlah program pendidikan alternatif, mereka masuk ke ruangan kaum miskin             untuk membantu kelompok marginal ini mendapatkan haknya dalam mengakses pendidikan.             Setidaknya, melalui pendidikan alternatif, orang miskin jadi bisa sekolah sekaligus             menepiskan kekhawatiran UNICEF (Lembaga PBB untuk urusan anak-anak dan pendidikan). </font></p>
<p><font face="Times New Roman">            </font><font face="Times New Roman">Bahwa anak-anak miskin akan menjadi <em>&#8220;the lost generation&#8221; </em>akibat             kekurangan makanan, penyakitan, dan tidak berpendidikan. Sebaliknya, melalui pendidikan             alternatif, anak-anak miskin yang semula hidup dalam kebodohan menjadi berpengetahuan. (icha)<br />
</font></p>
<p>-diambil dari http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0505/19/1105.htm-</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ptw2007.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ptw2007.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ptw2007.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ptw2007.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ptw2007.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ptw2007.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ptw2007.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ptw2007.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ptw2007.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ptw2007.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ptw2007.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ptw2007.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ptw2007.wordpress.com&blog=1403934&post=15&subd=ptw2007&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ptw2007.wordpress.com/2007/08/12/program-pendidikan-alternatif-bagi-anak-miskin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91875bd6e673df8b022ac78f17253c7d?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ptw2007</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Unduh File</title>
		<link>http://ptw2007.wordpress.com/2007/07/30/unduh-file/</link>
		<comments>http://ptw2007.wordpress.com/2007/07/30/unduh-file/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2007 03:49:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ptw2007</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ptw2007.wordpress.com/2007/07/30/unduh-file/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut beberapa modul PTW yang dapat anda unduh..
modul yahoo
modul wordpress
tutorial wordpress

       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ptw2007.wordpress.com&blog=1403934&post=9&subd=ptw2007&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berikut beberapa modul PTW yang dapat anda unduh..<a href="http://ptw2007.wordpress.com/modul-yahoo/" rel="attachment wp-att-13" title="modul yahoo"></a></p>
<p><a href="http://ptw2007.wordpress.com/modul-yahoo/" rel="attachment wp-att-13" title="modul yahoo">modul yahoo</a></p>
<p><a href="http://ptw2007.wordpress.com/modul-wordpress/" rel="attachment wp-att-12" title="modul wordpress">modul wordpress</a></p>
<p><a href="http://ptw2007.wordpress.com/tutorial-wordpress/" rel="attachment wp-att-14" title="tutorial wordpress">tutorial wordpress</a></p>
<p><a href="http://ptw2007.wordpress.com/modul-yahoo/" rel="attachment wp-att-13" title="modul yahoo"></a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ptw2007.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ptw2007.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ptw2007.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ptw2007.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ptw2007.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ptw2007.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ptw2007.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ptw2007.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ptw2007.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ptw2007.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ptw2007.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ptw2007.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ptw2007.wordpress.com&blog=1403934&post=9&subd=ptw2007&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ptw2007.wordpress.com/2007/07/30/unduh-file/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91875bd6e673df8b022ac78f17253c7d?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ptw2007</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>